logo blog

Thursday, August 10, 2017

TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk mengambil keputusan. Sedangkan Teknologi komunikasi merupakan perluasan dari ilmu komunikasi dengan basi  teknologi seperti wireless, internet, faximille, komputer dan sebagainya.
Perkembangan dan kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah merubah bukan hanya tatanan kehidupan dan cara interaksi social masyarakat namun jauh lagi mendorong era peradaban baru dalam babak kehidupan manusia yang disebut dengan abad informasi.
Teknologi diyakini sebagai alat pengubah. Sejarah membuktikan evolusi teknologi selalu terjadi sebagai tujuan atas hasil upaya keras para jenius yang pada gilirannya temuan teknologi tersebut diaplikasikan untuk memperoleh kemudahan dalam aktivitas kehidupan dan selanjutnya memperoleh manfaat dari padanya.

1.2  Tujuan
Tujuan Penulisan Makalah ini adalah :
  1. Memenuhi salah satu tugas mata kuliah TIK
  2. Memahami bagaimana peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Keluarga
  3. Memahami bagaimana dampak dari Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Keluarga

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk mengambil keputusan. Teknologi komunikasi merupakan perluasan dari ilmu komunikasi dengan basi  teknologi seperti wireless, internet, faximille, komputer dan sebagainya.
TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.
·         Teknologi Informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
·         Teknologi Komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan komunikasi adalah :
1.      Menyadarkan kita akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
2.      Memotivasi kemampuan kita agar bia beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan TIK, sehingga bias melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari-hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
3.      Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari-hari.
4.      Mengembangkan kemampuan belajar berbasis TIK, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganiasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
5.      Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif dan bertanggung jawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari-hari.

2.2 Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Perkembangan di bidang TIK dari masa ke masa sangat pesat dan perannya dalam kehidupan manusia dapat dirasakan dalam berbagai bidang kegiatan kehidupan manusia, baik secara individu ataupun kelompok (organisasi atau perusahaan).
  1. Peranan TIK dalam Keluarga
Semakin terjangkaunya harga komputer mengakibatkan semakin banyak pula keluarga yang memiliki komputer di rumah mereka. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan dengan bantuan sebuah komputer, seperti mengerjakan tugas sekolah, belajar, mengatur keuangan keluarga, mendengarkan musik, menonton video, dan bermain games. Bagi keluarga-keluarga di negara maju, komputer juga digunakan sebagai alat untuk berbelanja secara elektronik dengan cara melakukan pemesanan barang secara on-line dan melakukan pembayaran secara elektronik. Barang yang dibeli akan segera diantar ke rumah sehingga pembeli tidak perlu beranjak dari rumah.
  1. Peranan TIK dalam Dunia Pendidikan
Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi, terutama komputer dan internet sudah lama dimanfaatkan oleh negara-negara maju. Misalnya, di negara seperti Inggris, Amerika, dan Jepang, teknologi informasi dan komunikasi digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah melalui pemanfaatan komputer dengan didukung teknologi internet. Dengan teknologi komputer dan internet, para siswa atau mahasiswa tidak hanya dapat belajar di dalam kelas. Mereka dapat belajar di mana pun karena hampir semua materi pelajaran dapat diiperoleh melalui CD atau langsung diakses melalui Internet.
Indonesia tidak mau ketinggalan dengan negara-negara maju. Sekarang ini, komputer sudah mulai diperkenalkan di sekolah. Mulai dari pendidikan prasekolah (playgroup) sampai universitas. Bagi anak-anak playgroup dan taman kanak-kanak, sudah tersedia berbagai media pembelajaran melalui komputer yang memungkinkan pembelajaran secara interaktif tanpa meninggalkan sifat anak-anak, yaitu bermain. Secara umum, peran TIK dalam lingkungan pendidikan dapat dirasakan oleh para siswa, sekolah, dan orang tua.



  1. Bagi para Siswa atau Mahasiswa
Komputer dan jaringan komputer (intranet dan internet) memberikan kemudahan bagi para siswa atau mahasiswa. Para siswa dapat memperoleh bahan-bahan pembelajaran melalui perpustakaan elektronik (e-library) atau buku elektronik (e-book) untuk mendapatkan koleksi perpustakaan berupa buku, modul, jurnal, majalah, atau surat kabar. Kehadiran Internet juga memungkinkan dilakukannya pembelajaran jarak jauh (e-learning). Maksudnya untuk mendapatkan materi pelajaran, para siswa atau mahasiswa tidak harus terikat dengan ruang dan waktu di ruang kelas pada jam-jam pelajaran. Mereka dapat memperoleh materi melalui komputer di rumah yang tersambung dengan internet atau melalui warnet-warnet yang tnemberikan layanan akses internet. Bahkan, dimungkinkan para siswa atau mahasiswa melakukan komunikasi dengan guru atau dosen melalui fasilitas e-mail atau berbicara atau bertatap muka melalui fasilitas teleconference/ video-conference.
  1. Bagi Guru atau Sekotah
Di samping untuk kegiatan pembelajaran, teknologi informasi dan komunikasi juga dapat digunakan untuk kegiatan administratif para guru. Misalnya, mengetahui data siswa, seperti nama, orang tua siswa, asal, latar belakang pendidikan sebelumnya, maupun data akademik seperti jadwal, nilai-nilai siswa, dan catatan prestasi. Kegiatan pemrosesan nilai untuk menentukan nilai rata-rata, ranking, kelulusan, dan kejuaraan sekolah dapat dilakukan dengan muclah, cepat, dan tepat. Para guru tidak perlu lagi melakukan penghitungan secara manual dengan bantuan mesin hitung kalkulator karena apabila nilai sudah dimasukkan ke dalam sistem komputer, proses penghitungan akan dilakukan oleh komputer juga dan hasilnya dapat dilihat dalam sekejap.

  1. Bagi Orang Tua
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan orang  dapat memantau perkembangan pendidikan anaknya melalui komputer dan internet. Sehingga, mereka dapat mengetahui dan melihat hasil pembelajaran anaknya, mulai nilai harian, penugasan, nilai ujian, dan prestasi secara keseluruhan.

  1. Peranan TIK dalam Kantor
Komputer banyak digunakan di kantor-kantor untuk membantu pekerjaan administrasi. Pembuatan surat-surat yang dahulu menggunakan mesin tik manual kini digantikan oleh komputer. Di samping hasilnya lebih rapi dan dapat dikoreksi sebelum dicetak, surat juga dapat disimpan dalam bentuk dokumen elektronik. Apabila suatu saat diperlukan kembali maka dokumen/file tersebut dapat dipanggil kembali atau diubah sesuai keperluan. Jelas ini dapat menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu mengetik lagi. Selain pekerjaan tulis menulis, di dalam kantor juga terdapat kegiatan penyimpanan dokumen-dokumen penting. Dokumen-dokumen yang telah disimpan dinamakan arsip. Adapun kegiatan penyimpanan dokumen disebut pengarsipan. Saat ini, kegiatan penyimpanan ternyata juga dapat dilakukan dengan bantuan komputer (pengarsipan elektronik). Program yang digunakan disebut  earchieves. Semua catatan tentang arsip maupun salinan dokumen dapat disimpan pada harddisk, disket, atau pun CD dalam bentuk data elektronik. Keuntungan-keuntungan menggunakan e-archieves di antaranya adalah sebagai berikut.
a.       Tidak memerlukan tempat yang luas.
b.      Memudahkan pencarian arsip.
c.       Dapat diakses melalui jaringan komputer.
d.      Relatif aman terhadap kerusakan fisik.
e.       Data arsip dapat disalin setiap saat.
  1. Peranan TIK dalam Bisnis
Pemanfaatan TIK sangat membantu kelancaran komunikasi dalam bisnis. Fedex adalah salah satu perusahaan jasa kurir yang memanfaatkan sistem informasi untuk mengawasi sampai dimana barang yang dikirimkan melalui bantuan internet. Pemanfaatan TIK untuk membuat layanan baru antara lain internet banking, SMS banking, dan e-Commerce.
a.       Internet banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan internet. Transakasi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang, pembayaran tagihan. Keuntungan internet banking bagi bank adalah bank dapat memberikan keleluasaan kepada nasabah untuk melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja. Keuntungan internet banking bagi nasabah antara lain :
·         Menghemat waktu, karena tidak perlu datang ke bank untuk melakukan transaksi.
·         Menghemat biaya, karena transportasi menuju ke bank dapat dihilangkan
b.      SMS Banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan SMS (short Message Service ). Transaksi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang, dan pembayaran tagihan.
c.       E-commerce Perdagangan elektronik (Electronic commerce ) adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan internet. Keuntungan perdagangan elektronik antara lain :
1.      Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
2.      Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi
3.      Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
4.      Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah
  1. Peranan TIK dalam bidang social
Untuk memantau kondisi sosial masyarakat pemerintah memanfaatkan TIK dengan programnya yang disebut ICT4PR (information and Communication Technology for poverty Reduction ). ICT4PR membangun pusat-pusat Teknologi informasi dan komunikasi yang disebut telecenter. Manfaat telecenter bagi masyarakat adalah :
  1. Sebagai sumber informasi dan sarana belajar dari masyarakat.
  2. Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat
  3. Meningkatkan informasi kesehatan
  4. Untuk melihat peluang yang lebih luas untuk memasarkan produk setempat.
  5. Mengembangkan perdagangan melalui e-commerce
BAB III
PEMBAHASAN
3.1  Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Keluarga
Kaitanya dengan keluarga, kemajuan teknologi telah membawa berbagai perubahan terhadap peran masing-masing anggota keluarga. Bagi orang tua (suami &istri) kemajuan teknologi telah secara perlahan mengurangi perananya dalam keluarga. Berbagai tugas-tugas rumah tangga kini bisa diwakilkan pada alat-alat baru berteknologi canggih sehingga ia tidak perlu melaksanakanya lagi.
Namun sebelum membahas itu semua maka ada baiknya kita menegtahui fungsi dari keluarga itu sendiri. Pada dasarnya keluarga mempunyai fungsi-fungsi pokok sebagai berikut:
a.       Fungsi Edukatif.
Sebagai suatu unsur dari tingkat pusat pendidikan, merupakan lingkungan pendidikan yang pertama bagi anak.
b.      Fungsi Sosialisasi.
Melalui interaksi dalam keluarg anak mempelajari pola-pola tingkahlaku, sikap, keyakinan, cita-cita serta nilai-nilai dalam masyarakat dalam rangka pengembangan kepribadiannya.
c.       Fungsi protektif.
Fungsi ini lebih menitik beratkan dan menekankan kepada rasa aman dan terlindungi apabila anak merasa aman dan terlindungi barulah anak dapat bebas melakukan penjajagan terhadap lingkungan.
d.      Fungsi Afeksional.
Yang dimaksud dengan fungsi afeksi adaslah adanya hubungan sosial yang penuh dengan kemesraan dan afeksi. Anak biasanya mempunyai kepekaan tersendiri akan iklim-iklim emosional yang terdapat dalam keluarga kehangatan yang terpenting bagi perkembangan keperibadian anak
e.       Fungsi Religius.
Keluarga berkewajiban mmperkenalkan dan mengajak anak serta keluarga pada kehidupan beragama.
f.       Fungsi Ekonomis.
Fungsi keluarga ini meliputi pencarian nafkah, perencanaan dan pembelanjaannya. Pelaksanaanya dilakukan oleh dan untuk semua anggota keluarga, sehingga akan menambah saling mengerti, solidaritas dan tanggung jawab bersama.


g.      Fungsi Rekreatif.
Suasana keluarga yang tentram dan damai diperlukan guna mengembalikan tenaga yang telah dikeluarkan dalam kehidupan sehari-hari
h.      Fungsi Biologis. Fungsi ini berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan biologis keluarga, diantaranya kebutuhan seksuil. Kebutuhan ini berhubungan dengan pengembangan keturunan atau keinginan untuk mendapatkan keturunan dan memperoleh pangan.
Adapun dampak yang ditimbulkan akibat perkembangan Teknologi terhadap Keluarga yakni:
A.   DAMPAK POSITIF
1.      Memudahkan Komunikasi dan Informasi Antar Anggota Keluarga.
Melalui perkembangan Teknologi menggunakan jaringan komputer maupun Telephone, kita bisa mengirim dan menerima pesan dari yang lain sampai beribu kilometer jauhnya. Telekomunikasi ialah proses pertukaran pesan di beberapa sistem komputer atau terminal melalui alat media seperti telepon, telegraf dan satelit. Seperti media Social Network dan E-mail yang dapat memudahkan transfer dan komunikasi dengan jarak jauh.
2.       Memudahkan terjadinya Transfer of Knowledge  dalam keluarga.
Perkembangan teknologi yang pesat melalui adanya jaringan internet akan membuka kesempatan bagi anggota keluarga dalam hal memperoleh informasi dari berbagai penjuru dunia. Meereka akan saling menambah dan bertukar ide, gagasan dan pengetahuan sehingga menambah wawasan keluarga dalam kaitannya menuju kelangsungan hidup keluarga yang sejahtera dalam masyarakat.
3.      Sebagai Orang tua, dapat memantau pergaulan dan perkembangan anggota keluarga.
Keluarga yang memiliki alat komunikasi satu sama lain akan cenderung memiliki kemudahan dalam mengetahui kondisi dan perkembangan satu-sama lain dalam rutinitas dan kesibukan mereka masing-masing. Orang tua juga dapat memantau sejauh mana anak-anak mereka dalam bergaul di lingkungan sosialnya, baik itu di sekolah maupun dalam masyarakat melalui Gadget dsb.
4.      Progress Peran Serta Wanita/ibu dalam Mengisi Tenaga Kerja
Adanya perkembangan teknologi dan ekonomi membawa pengaruh dimana akibat dari situasi ini adalah semakin bertambahnya jumlah wanita yang bekerja di pabrik-pabrik, perusahaan, maupun di kantor-kantor sebagai ladang penghasilan mereka. Perubahan ini telah menghancurkan paham kuno tentang “laki-laki harus bekerja dan wanita harus di dapur“. Juga pepatah jawa yang mengatakan bahwa “tugas istri hanyalah macak, manak dan masak“. Umumnya baik di pedesaan maupun di perkotaan suami dan istri sudah sama-sama bekerja. Baik itu didasarkan pada tuntutan sosial maupun karena kebutuhan ekonomi keluarga.
5.      Memudahkan Seseorang dalam Mengurusi Urusan Rumah Tangga.
Perkembangan teknologi tidak terlepas dengan adanya barang yang bereneka ragam. Barang-barang tersebut dapat berupa barang pemuas kebutuhan, alat-alat rumah tangga dll. Seperti adanya mesin cuci, mesin jahit, dan Vacum Cleaner yang secara otomatis memberikan kemudahan bagi seseorang dalam hal mengurusi urusan rumah tangga. Hampir seluruh pekerjaan dapat dilakukan dengan menggunakan mesin, sehingga pekerjaan mereka akan diringankan dengan adanya mesin-mesin yang bertekhnologi.
B.     DAMPAK NEGATIF
1.      Anak Dengan Mudah Menerima Perilaku Yang Menyimpang
a.       Violence and Gore (Kekejaman dan kesadisan)
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan pada komputer. Karena segi isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan berbagai macam cara agar dapat menjual situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang menunjukan kekejaman dan kesadisan. Studi eksperimental menunjukkan bahwa ada korelasi positif antara bermain permainan komputer dengan tingkat kejahatan di kalangan anak muda, khususnya permainan komputer yang banyak memuat unsur kekerasan dan pembunuhan. Bahkan ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa games yang di mainkan di komputer memiliki sifat menghancurkan yang lebih besar dibandingkan kekerasan yang ada di televisi ataupun kekerasan dalam kehidupan nyata sekalipun. Hal ini terjadi terutama pada anak-anak. Mereka akan memiliki kekurangan sensitivitas terhadap sesamanya, memicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak, dan bisa mengakibatkan dorongan kepada anak untuk bertindak kriminal seperti yang dilihatnya (meniru adegan kekerasan).
b.      Sebagai Media Sosialisasi Sex Terhadap Anak.
Seperti halnya anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Begitu banyak situs-situs pornografi yang ada di internet, meresahkan banyak pihak terutama kalangan orang tua yang khawatir anak-anaknya akan mengonsumsi hal-hal yang bersifat porno. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal. Ironisnya, ada situs-situs yang memang menjadikan anak-anak sebagai target khalayaknya. Mereka berusaha untuk membuat situs yang kemungkinan besar memiliki keterkaitan dengan anak-anak dan sering mereka jelajahi.
2.      Teknologi Dapat Mengalihkan Fungsi Rekreatif dan Afektif Keluarga.
Media komputer memiliki kualitas atraktif yang dapat merespon segala stimulus yang diberikan oleh penggunanya. Terlalu atraktifnya, membuat penggunanya  seakan-akan menemukan dunianya sendiri yang membuatnya terasa nyaman dan tidak mau melepaskannya. kita bisa menggunakan komputer sebagai pelepas stress dengan bermain games yang ada. Sehigga hal ini dapat melemahkan fungsi keluarga dalam memberikan hiburan dan kasih sayang antar anggota keluarga satu-sama lain.
3.      Memicu Terjadinya Antisocial Behavior
Salah satu dampak yang dapat ditimbulkan dari penyalahgunaan komputer adalah antisocial behavior. Dimana pengguna komputer tersebut tidak lagi peduli kepada lingkungan sosialnya dan cenderung mengutamakan komputer. Selain itu, pengguna komputer tersebut tidak peduli lagi apa yang terjadi disekitarnya, satu-satunya yang dapat menarik perhatiannya hanyalah komputer saja. Orang akan menjadi lebih jarang berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya, sehingga kemampuan interpersonal dan emosionalnya tidak berkembang secara optimal. Lama kelamaan, seseorang akan sulit menjalin komunikasi dan membangun relasi dengan orang-orang disekitarnya. Bila hal tersebut tidak segera ditanggulangi akan menumbulkan dampak yang sangat buruk, yang dimana manusia lama kelamaan akan sangat individualis dan tidak akan ada lagi interaksi ataupun sosialisasi.
4.      Dapat Menimbulkan Disorganisasi Dalam Keluarga.
Disorganisasi keluarga adalah perpecahan keluarga sebagai suatu unit, karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban - kewajiban sesuai dengan peran sosialnya. Bentuknya, bisa berupa putusnya perkawinan akibat perceraian, atau adanya gangguan dalam hal komunikasi antar – Individu sebagaimana disebut Goode dalam "Family Disorganization in Contempory Social Problems" sebagai emptyshell family atau rumah tangga hampa.
Perubahan teknologi dan ekonomi telah menyebabkan adanya perubahan dalam keluarga baik fungsi, peran maupun status seseorang dalam keluarga. Kaitanya dengan disorganisasi keluarga adalah pertama, istri mengalami ketidakpuasan terdap perananya jika hanya diposisikan sebagai “ibu rumah tangga” saja. Keadaan seperti ini muncul karena semakin terbukanya kesempatan bagi istri untuk mengaktualisasikan dirinya pada berbagai bidang pekerjaan. Dengan semakin terbukanya berbagai peranan bagi wanita menyebabkan adanya pertentangan satu sama lain dalam hal ini antara suami dan istri. Sekarang dengan istri memiliki kebebasan dalam bekerja sesuai yang diinginkan maka konsekuensinya adalah muncul semacam tekanan pekerjaan, profesi dan kelompok kelas yang membedakan peranan – peranan bagi sang istri
5.      Perubahan Status Dan Peran Wanita/Ibu Dalam Keluarga
Perubahan ini menyebabkan para istri dan suami mempunyai derjat kebebasan yang sama dalam konteks “pembagian kerja“ antara suami dan istri dalam keluarga. Saat ini pekerjaan istri telah terspesialisasikan seperti layaknya kaum laki – laki dan tidak lagi dicurahkan pada tugas – tugas rumah tangga saja. Dengan keadaan ini maka timbul konsekuensi lain bagi keluarga. Seperti berkurangya waktu bagi wanita sebagai ibu dalam mendidik mendidik anak-anaknya yang sudah mulai diabaikan. Sebagai solusinya maka pendidikan dan perawatan anak diserahkan kepada Baby Sisters. Karena kesibukan orang tua dengan pekerjaanya itulah yang menyebabkan mereka menyerahkan kepada Baby Sisters itu. Melihat kondisi ini jelas anak lah yang menjadi korbanya. Perhatian dan kasih sayang orang tua menjadi tidak mereka dapatkan pada saat yang sebenarnya sangat mereka butuhkan. Akibatnya anak sulit untuk membangun kedekatan emosional dengan ibunya sendiri.
6.      Kecenderungan Melemahnya sistem Ekonomi Keluarga
Fungsi ekonomi keluarga pada dekade akhir-akhir ini telah mengalami modifikasi dan proses tersebut rata – rata akan berlangsung dengan cepat, Dahulu pembuatan barang-barang termasuk segala kebutuhan keluarga dilakukan semuanya oleh keluarga. Tetapi sekarang dengan adanya pabrik-pabrik telah mengambil alih semua aktivitas-aktivitas itu. Dengan mudahnya sekarang tanpa harus melakukan kerja yang berarti segala kebutuhan mudah untuk dipenuhi. Perubahan-perubahan yamg nyata jelas terlihat dalam aktivitas orang dirumah adalah kini keluarga sudah jarang menggunakan ala-alat masaknya, melainkan banyak dari mereka yang membeli langsung di toko-toko luar. Walaupun tidak secara keseluruhan demikian tetapi paling tidak ada kecenderungan yang seperti itu.

3.2  Solusi
Menyikapi adanya perkembangan teknologi dan ekonomi yang memicu adanya perubahan yang berpengaruh dalam keluarga, sebaiknya keluarga harus bisa menyiasati semua itu dengan baik. Dalam artian keluarga harus terus berusaha mengembangkan komunikasi yang efektif dan intim terhadap sesama anggota keluarga. suami harus bisa memahami dan sekaligus menerima segala konsekuensi dari peran baru istri agar nantinya masalah ini tidak mengarah pada ketegangan-ketegagana dalam keluarga yang bisa memicu timbulnya disorganisasi keluarga.
Selain itu berbagai dampak dari perkembangan ekonomi dan teknologi yang berimbas pada menurunya fungsi – fungsi pokok keluarga, sebaiknya keluarga dapat menyikapi keadaan yang demikian berubah itu dengan tetap memperhatikan faktor – faktor yang dapat memicu instabilitas keluarga. Kaitanya dengan teknologi sebaiknya keluarga tidak mensalah artikan dalam menggunakan teknologi tersebut sehingga tidak menganggu keutuhan jalinan komunikasi antar sesama anggota keluarga. Dan pada intinya keluarga harus tetap memiliki jalinan komunikasi efektif yang terbentuk secara intensif dalam keluarga itu agar nantinya dapat tercipta hubungan interpersonal antar sesama anggota keluarga yang baik. sehingga dengan komunikasi efektif itu keluarga akan bisa membentengi setiap pengaruh maupun masalah keluarga baik yang berasal dari dalam maupun dari luar.

BAB III
PENUTUP
4.1  Kesimpulan
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagaikan dua sisi mata uang yang berbeda. Di satu sisi, perkembangan TIK tersebut dapat membantu serta memudahkan manusia dalam segala aktivitas kehidupannya. Tetapi di sisi lain, perkembangan TIK dapat menjadi boomerang bagi penggunanya yang tidak mampu membendung arus informasi yang deras dan tidak mampu memfilter informasi yang baik dan benar serta yang salah.
TIK memberikan dampak yang tak sedikit di masyarakat. Baik itu dampak positif maupun negatif. Tetapi tentunya dampak negative tersebut dapat ditanggulangi dan bahkan dicegah agar tidak terjadi. Banyak solusi atau jalan keluar untuk menanganinya tanpa merugikan kedua belah pihak, yaitu TIK dan manusia (yang pada kajian ini adalah lingkungan keluarga).
Menyikapi adanya perkembangan teknologi dan ekonomi yang memicu adanya perubahan yang berpengaruh dalam keluarga, sebaiknya keluarga harus bisa menyiasati semua itu dengan baik. Dalam artian keluarga harus terus berusaha mengembangkan komunikasi yang efektif dan intim terhadap sesama anggota keluarga.
 Dan pada intinya keluarga harus tetap memiliki jalinan komunikasi efektif yang terbentuk secara intensif dalam keluarga itu agar nantinya dapat tercipta hubungan interpersonal antar sesama anggota keluarga yang baik. sehingga dengan komunikasi efektif itu keluarga akan bisa membentengi setiap pengaruh maupun masalah keluarga baik yang berasal dari dalam maupun dari luar.

4.2  Kritik dan saran
Demikianlah makalah ini disusun dengan harapan bermanfaat bagi khalayak banyak.Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan petunjuk dan hidayahNya sehingga makalah ini dapat terselesaikan.Demi kesempurnaan makalah selanjutnya,saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan.



DAFTAR PUSTAKA
Label: Stuff



EmoticonEmoticon