logo blog

Thursday, August 10, 2017

JENIS (KARAKTERISTIK) MANUSIA DAN SEGALA PROBLEMNYA

BAB I
PENDAHULUAN

A.                Latar Belakang
Setiap individu atau siswa tidak terlepas dari kegiatan-kegiatan yang dalam hal itu tidak terlepas pula dari berbagai masalah dan hambatan dalam perkembangan siswa yang mengalamai kesulitan.Itu merupakan manusia yang tidak mampu memahami dirinya sendiri dan lingkungan,sehingga mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan kenyataan-kenyataan objektif yang dihadapinya. Dipihak lain kesulitan dapat terjadi karena lingkungan,terutama orang tua yang tidak memahami perkembangan anaknya disekolah maupun dimasyarakat sehingga memunculkan tuntutan-tuntunan yang berat dan tidak dapat dipenuuhi oleh siwa.
Kesulitan atau masalah yang dihadapi oleh siswa satu atau yang lainnya tentu tidak sama oleh karena itu perlu satu klasifikasi masalah individu,termasuk siwa. Dalam makalah ini kami akan sedikit membahas tentang jenis-jenis masalah.
B.                 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah :
1.                  Bagaimana Hakekat Manusia?
2.                  Apa masalah yang dihadapi oleh siswa/individu?
3.                  Apa penyebab timbulnya masalah?

C.                Tujuan Masalah
Adapun tujuan dari pembuatan makalah adalah :
1.                  Untuk mengetahui bagaimana hakekat manusia
2.                  Untuk mengetahui masalah yang dihadapi oleh siswa/individu
3.                  Untuk mengetahui penyebab timbulnya masala


BAB II
PEMBAHASAN

A.                Hakikat Manusia Dalam Bimbingan Konseling
Landasan filosofi merupakan landasan yang dapat membri arahan dan pemahaman khususnya bagi konselor dalam pelaksanaan setiap kegiatan bimbingan dan konseling yang lebih bias dipertanggung jawabkan secara logis,etis maupun estetis.
Landasan filosofi dalam bimbingan dan konseling terutama mencari jawaban yang hakiki atas pertanyaan filosofis tentang: Apakah manusia itu? Untuk menentukan jawaban atas pertanyaan filosofi tersebut tentunya tidak dapat dilepaskan dari berbagai aliran filsafat yang ada mulai dari filsafat klasik sampai filsafat modern dan bahkan filsafat post-modern. Dari berbagai aliran filsafat yang ada para penulis barat, (victor frankl,Patterson,Alblaster dan lukes,Topmson dan Rudolph dalam prayitno,2013).Telah mendiskripsikan tentang hakekat manusia sebagai berikut:
a.       Manusia adalah makhluk rasionala yang mampu berfikir dan mempergunakan ilmu untuk meningkatkan perkembangan dirinya.
b.      Manusia dapat belajar mengatasi masalah-masalah yang dihadapi apabila dia berusaha memanfaatkan kemampuan-kemampuan yang ada pada dirinya.
c.       Manusia belajar terus-menerus memperkembangkan daan menjadikan dirinya sendiri khususnya melalui pendidikan.
d.      Manusia dilahirkan dengan potensi untuk baik dan buruk,dan hidup merupakan upaya untuk mewujudkan kebaikan dan menghindarkan atau setidk-tidaknya mengontrol kebaikan.
e.       Manusia memiliki dimensi fisik,psikologi dan spiritual yang harus dikaji secara mendalam.
f.       Manusia akan menjalani tugas-tugas kehidupannya dan kebahagiaan,manusi terwujud melalui memenuhi tugas-tugas kehidupannya sendiri.
g.      Manusia adalah unik dalam arti mengrahkan kehidupannya sendiri.
h.      Manusia adalah bebas merdeka dalam berbagai keterbatasan untuk membari pilihan-pilihan yang menyangkut peri kehidupannya sendiri. Kebebasan ini memungkinkan manusia berupah dan menentukan siapa sebenarnya diri manusia itu dan apa manusia itu
i.        Manusia pada hakikatnya positif yang pada setiap saat dan dalam suasana apapun manusia berada dalam keadaan terbaik untuk menjadi sadar dan berkemampuan untuk melakukan sesuatu.
Dengan memahami hakekat manusia tersebut maka setiap upaya bimbingan dan konseling diharapkan tidak menyimpang dari hakekat tentang manusia itu sendiri. Seorang konselor dalam berinteraksi dengan kliennya harus mampu melihat dan memperlakukan kliennya sebagai sosok utuh manusia dengan berbagai dimensi.


B.                 JENIS MASALAH YANG DIHADAPI SISWA/INDIVIDU
                         Konseli atau siwa disekolah atau madrasah sebagai manusia (individu) dapat dipastikan memiliki masalah akan tetapi kompleksitas masalah-masalah yang dihadapi oleh individu yang satu dengan lainnya tentunya tidak sama. Dan dalam mengklasifikan masalah sebagai berikut: 
1.      Masalah individu yang berhubungan dengan tuhannya,ialah kegagalan individu melakukan hubungan secara vertikal tentang tuhannya,seperti sulit menghadirkan rasa takut,merasa bahwa tuhan senantiasa mengawasi pelakunya sehingga individu tidak memiliki kebebasan.Dampak seperti itu ialah timbulnya rasa malas atau engga melakukan ibadah dan sulit untuk meninggalkan perbuatan yang dilarang tuhan.
2.      Masalah individu berhubungan dengan dirinya sendiri adalah kegagalan bersifat disiplin dan bersahabat dengan hati nurani yang bersahabat dengan hati nurani yang selalu mengajak atau menyeruh dan membimbing dalam kebaikan dan kebenaran tuhannya.Dampaknya adalah muncul sikap was-was ,ragu,berprasangka buruk dan rendah motivasi dan dalam hal tidak mampu bersikap mandiri.
3.      Masalah individu dengan lingkungan keluarga misalnya kesulitan atau ketidak mampuan mewujudkan hubungan harmonis antara anggota keluarga seperti antara anak dengan bapak dan ibu.Kondisi ketidak harmonisan dalam keluarga menyebabkan anak merasa tertekan,kurangnya kasih saying,dan kurangnya keteladanan kedua orang tua.
4.      Masalah individu dengan lingkungan sosial misalnya ketidak mampuan melakukan adaptapsi baik dengan lingkungan tetangga,sekolah dan masyarakat atau kegagalan bergaul dengan lingkungan beraneka ragam watak dan sifat serta perilaku.


C.                FAKTOR PENYEBAB ADANYA MASALAH
Diagnosis merupakan upaya untuk menentukan faktor-faktor penyebab atau yang melatar belakangi timbulnya masalah siswa.Dalam konteks proses belajar mengajar faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan belajar siswa,biasa dilihat dari segi input,proses,ataupun out put belajarnya.W.H.Burton membagi kedalam kedua bagian faktor-faktor yang mungkin dapat menimbulkan kesulitan atau kegagalan belajar siswa,yaitu:
a.       Faktor internal,faktor yang bersumber dalam diri siswa itu sendiri,seperti:kondisi jasmani dan kesehatan,kecerdasan,bakat,kepribadian,emosi,sikap serta kondisi-kondisi psikis lainnya.
b.      Faktor eksternal,faktor yang bersumber dari luar yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan sosial seperti:lingkungan rumah,lingkungan sekolah,termasuk didalamnya faktor guru dan lingkungan sekolah dan sejenisnya.


BAB III
PENUTUP

A.                Kesimpulan
Manusia adalah bebas merdeka dalam berbagai keterbatasannya untuk membat pilihan-pilihan yang menyangkut perikumanusiaannya sendiri.Kebebasan ini memungkinkan manusia berubah dan menentukan siapa sebenarnya dirimanusia itu dan akan menjadi apa manusia itu.
Jenis-jenis masalah yang dihadapi siswa dibagi menjadi empat:
a.       Masalah individu yang berhubungan dengan tuhannya.
b.      Masalah individu berhubungan dengan dirinya sendiri.
c.       Masalah individu dengan lingkungan keluarga.
d.      Masalah individu dengan lingkungan sosial.
Faktor penyebab  masalah menurut W.H Burton dibagi menjadi dua:
a.       Faktor internal
b.      Faktor eksternal

B.                 Saran
Mudah-mudahan dengan adanya makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Selaku pemakalah kami meminta maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan makalah, mohon di maklumi.

DAFTAR PUSTAKA

http://imronfauzi.wordprees.com/category/bimbingan-dan-konseling di akses pada tanggal 3 Juli 2016
http://mohamadrofiul.blogsop.com./2010/05/landasan-filosofis-bimbingan.html di akses pada tanggal 3 Juli 2016





EmoticonEmoticon